3 Manfaat Vitamin D yang Penting Anda Ketahui

Saat sekolah dulu pasti anda diajarkan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat seperti empat sehat lima sempurna, mengapa diajarkan demikian ? Sebab tubuh memerlukan nutrisi, vitamin, dan mineral yang cukup. Banyak sekali nutrisi serta vitamin yang kita dapatkan dari makanan yang sehat seperti sayur, dangin, susu, telur, dan sebagainya. Dan setiap vitamin memiliki fungsi dan peranannya masing-masing, seperti halnya vitamin D. Vitamin D layak disebut sebagai vitamin "ajaib". Sebab, selain dikenal khasiatnya untuk membantu manusia menyerap kalsium, vitamin D juga menurunkan angka kematian yang disebabkan kanker payudara, usus besar, dan prostat. Bahkan, vitamin ini pun disebut mampu berperan dalam menangkal depresi. Tak hanya khasiat itu, laman South Lands Sun juga menguraikan tiga manfaat lain dari vitamin D.

1. Melindungi sistem imun 

Penelitian yang dilakukan dari waktu ke waktu melahirkan kesimpulan yang menyebut vitamin D menjadi cara efektif untuk melindungi sistem imun. Sebuah riset yang dimuat dalam the Journal of Leukocyte Biology di bulan Mei 2012, menyebut kadar vitamin D yang tidak memadai, berkaitan dengan kurangnya respon imun tubuh. Ada kemungkinan peningkatan asupan vitamin D dapat memperkuat respons kekebalan tubuh terhadap infeksi virus.

2. Mengurangi risiko infeksi pernafasan 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada bulan September 2012 menyebut, vitamin D harian dapat mengurangi risiko infeksi pernapasan di musim dingin. Penelitian pada 247 anak-anak sekolah di Mongolia (yang diketahui berisiko tinggi kekurangan vitamin D, terutama di musim dingin) diberi asupan suplemen setiap hari. Hasilnya, risiko infeksi pernapasan akut berkurang separuhnya.

3. Mempercepat proses pemulihan dari sakit 

Hasil riset yang dipublikasikan pada bulan September 2012 di Journal Proceedings of the National Academy of Sciences menyebut suplemen vitamin D mampu membantu masa penyembuhan dari masalah infeksi menjadi lebih cepat. “Pasien yang mendapatkan asupan vitamin D bersama antibiotik membersihkan bakteri tuberkolosis di paru-paru, 13 hari lebih cepat pulih daripada mereka yang hanya memiliki perawatan standar." Hal ini diungkapkan peneliti utama Adrian Martineau Seperti dikutip laman Best Health. Martineau menyebut vitamin D membantu meredam respons inflamasi tubuh terhadap infeksi. Bahkan Martineau berspekulasi, vitamin ini mampu meningkatkan masa pemulihan dari pneumonia. Pneumonia, dikenal juga dengan istilah paru-paru basah adalah infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru.

Ada pun sumber makanan yang mengandung vitamin D antara lain, minyak ikan kod, ikan berlemak seperti salmon, sarden dan tuna. Lalu, vitamin D juga bisa didapat dari telur, tahu, dan tempe. Vitamin ini pun bisa didapat dari susu kedelai, susu, dan produk susu, seperti keju.
SHARE

About Eka Frasisca

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar